Tampilkan postingan dengan label tentang PikiraN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang PikiraN. Tampilkan semua postingan

Ketika "Cantik" Bertasbih

Lalu apakah hanya pada kecantikan lalu cinta mampu bertasbih.
Apakah cinta bukan milik orang-orang berwajah tak cantik
Apakah si cantik yang selalu mampu merebut bahkan pada cinta-cinta yang telah ditasbihkan

Lalu ini bukan lagi perkara cinta. Ini perkara sang Tuan yang menasbihkan cantik. Bukan lagi cinta.

Why people so damn cool,  I'm such a fool...

Saya menyadari penuh, saya tidak CANTIK.
Dalam stereotype dan standart kebanyakan orang maka "CANTIK" memang tidak sepenuhnya menjadi milik saya.
Saya tidak punya rambut yang indah, kulit putih mulus,  badan yang tinggi semampai, ataupun kategori-kategori CANTIK lainnya.
Mungkin badan tipikal anak SMP terjebak di usia saya yang sebenarnya. Hahaha

Maka, jika saya tidak cantik untuk apa saya menuliskan semuanya disini?
Untuk berkeluh kesah dan tidak bersyukur?
Atau hanya sekedar memberitahu pada orang-orang
Yang sebenarnya bahkan sudah tau Lebih dulu daripada saya mengetahuinya dan mau mengakui disini. Hahhaha

Tentu saja saya datang di sini dengan tulisan saya, bukan untuk mengeluh kepada yang memberikan saya hidup sebahagia ini. Bukan,
Saya hanya tengah meyakinkan sesuatu. Bahwa cinta pun milik siapa saja, bahkan milik seseorang yang tidak pernah dianggap cantik.
Sesungguhnya ketika saya mengatakan saya cantik di hadapan orang lain, saya juga tengah menertawakannya dalam hati. :v


Saya tau saya tidak cantik, Tuan.
Lalu mengapa dulu Tuan memilih saya.
Karena Tuan tidak menyadari bahwa banyak yang jauh lebih cantik daripada saya?
Jika sekarang Tuan menemukan banyak wanita yang lebih cantik, saya tidak akan memaksakan diri saya agar terlihat cantik.
Saya akan tetap begini saja, menjadi apa yang sudah Tuhan titipkan pada saya.

Jika Tuan masih tetap mau memilih saya setelah saya yakinkan bahwa "Saya bukan bidadari CANTIK yang Tuan cari" itu, maka untuk itu saya layak berterimakasih.



"Pergi saja hingga ujung dunia dan carilah wanita tercantik di dunia, rayu saja dia dan jadikan dia milik Tuan. Pergi saja, dan tinggalkan saya agar saya juga mampu melangkah.
 Atau tetaplah disini menjadi yang satu-satunya tetap meyakinkan bahwa 
Tuhan melukiskan saya dengan indah"
:)



PS:

  • Kepada Tuhan, saya ingin memeluk segala yang Ia berikan dengan kesyukuran penuh tanpa kurang
  • Kepada Tuan, sampai saat ini saya masih ingin  tetap berterimakasih :)


yang saya bold itu sekalian doa sih, FYI aja.hahhaa...

Who Are you? Oh,you.You Are Social Network


Kalo inget apa yang bakal saya tulis di sini, rasanya pilihan untuk segera PENSIUN dari social Network adalah pilihan paling tepat.

Yes, Who you are? You are Social Network.



Social Network itu punya nyawanya sendiri.
Kadang dia bisa nyenengin, tapi kadang malah dia yang jadi sumber segala macam masalah :(

Sekarang, social network itu mulutnya kamu. 
Jadi pepatah yang berlaku sekarang adalah "socmed mu, harimau mu"

Kenapa bilang begini, karena sekarang kamu akan lebih sering bicara lewat socmed kamu masing-masing. Sekarang sekali kamu share, yang liat atau denger ucapan kamu itu adalah satu timeline. Atau luasnya, seluruh dunia yang punya akses dan sedang mengakses account kamu. Efeknya tentu aja jadi lebih besar kan.

Karena itu socmednya kamu, punya nya kamu, akun-nya kamu, kamu tentu aja berhak sepenuhnya mau ngomong apa aja di sana. 
Tapi sama kayak mulut, kamu memang punya mulut, mulutnya emang nempel di muka kamu, tapi yang ngedengerin omongan kamu bukan cuma sepasang telinga kamu sendiri, banyak yang denger, dan tentu konsekuensinya banyak yang harus dijaga. Ini repotnya!

Disaat kita bahagia, dan mau berbagi kebahagian kita, kita harus mikirin perasaan orang satu timeline???
Itu hak kamu.
Sekarang, kamu tinggal mikir, pasarannya timeline kamu itu tipikal orang kayak gimana. Kalo yang fine-fine aja liat orang-orang bahagia, atau malah ikutan bahagia, kamu berada di tempat yang benar. 
Tapi kalo nyatanya kamu punya temen yang gak bisa liat orang bahagia, bawaannya suudzon aja. Bawaannya berasa dia yang paling merana sedunia akhirat. Bawaannya semua orang bahagia itu gak berhak berbagi kebahagian. Maka BE AWARE lah. Kamu bakal jadi salah satu sasaran alasan keTIDAKBAHAGIAAN yang berikutnya. Ciyaaaan yah? Ya udah sih. ahhahaha

Disaat kamu sedih, kamu juga seharusnya pikir-pikir lagi, Ini yang di timeline bakalan bantuin kamu atau malah ngetawain.
Kalo kamu sedih, mereka yang liat bakal bersimpati sama kamu, atau malah ketawa-tawa sambil ngebayangin kamu yang lagi meratapi nasibnya kamu. Kalo nyatanya, lebih banyak yang ngetawain, yah sekarang yang "ciyaaaaan" itu yah kamu. hahhaa.
Salah sendiri, semua orang jadi tau kamu sedih. *free puk-puk*
Nah, tapi kalo akibat kamu share yang sedih-sedih terus ada yang nawarin bantuan. Nah itu UNDIAN berhadiah. Selamaaaat!! :'D

Waktu kamu kesel dan mau marah-marah. Nah yang ini kamu harus lebih wise lagi. 
Apa yang keluar dari mulut timeline kamu itu yah apa yang ada didalam diri kamu. Kalo kamu cuma bisa ngeluarin hal-hal sampah , yah, berarti apa yang ada di diri kamu kasarnya sampah semua.
Yah, jaga image itu pentinglah.Setidaknya buat ngejaga nama baik keluarga kamu juga. *halah*
Dan parahnya lagi, di social media, semua orang bisa jadi sangat sensitif. Maksud kamu nyindir siapa, yang kesindir siapa.
Kalo, kita aja disaranin buat gak marah-marah secara langsung, berarti peraturan itu juga berlaku di social media. Gak usah sok marah-marah di timeline. Kesannya, kamu marahin orang satu dunia. Selesaikanlah masalah kamu secara langsung dengan orang yang dituju. Jadi gak perlu bawa-bawa perasaan orang-orang seluruh dunia lagi. okesipp

Yaaah, social media emang gitu. Akhirnya jadi serba salah. Apa yang mau dibagi, kalo bahagia gak boleh, sedih gak boleh, marah-marah gak boleh. ahhha. 
Intinya gini, kamu harus bijak aja. Sama bijaknya kalo kamu lagi ngomong depan orang banyak.
Kamu bebas berbuat apa saja di socmed kamu, tapi resiko nya yah tanggung sendiri.

So who you are?
You are what you share in your social media.


Outsomnia

Istilah ini saya temukan dari timeline @hurufkecil di akun twitter saya...
Sedikit promosi, akun twitter @hurufkecil ini cukup banyak memberi saya inspirasi :D

Yah, "outsomnia" istilah buat orang yang cepat tidur. Lawan kata dari "insomnia" LOL

Lalu malam ini saya bersama dia jadi membahas soal ke-outsomnia-an kami masing-masing. Menurutnya jam dinas para outsomnia-er itu berkisar jam 9 malam-an.. Seperti jaman SD atau SMP dulu. Dan sekarang kami sudah benar-benar lupa bagaimana cara tidur jam 9-an itu. hahaha


Lalu bagaimana dengan saya??

Saya bisa yakinkan kalo saya masih mengalami outsomnia sampe jaman-jaman awal kuliah.
Mungkin saya bakal tidur agak malam cuma kalau ada acara Indonesian Idol.ahaha. Tapi, saya juga pasti akan tertidur saat moment pentingnya --> Pengumuman siapa yang keluar .. *menyebalkan saat itu * *Poor I -.-
Oke lupakan soal Indonesian Idol..

Teman-teman satu kelas di kampus juga sudah hapal bahwa saya tidak akan ikut obrolan malam mereka di group YM atau bahkan membalas pesan mereka kalau waktu sudah jam 10 teng-teng-teng.
Saya sudah dipastikan tidur jam segitu.. (~_~)

Sedikit berbagi keisengan, yang pasti saya akan merasa mengantuk sangat sangat berlebihan saat ada yang dalam proses "pendekatan" pada saya.Hahahaha
Tapi ini cerita saya yang dulu-dulu :D
Saya agak kurang terlalu suka melayani orang-orang yang saya tahu maksud dan tujuannya. Sepertinya saya lebih sayang dan peduli pada jam tidur saya daripada mempedulikan usaha mereka.. *upss *sorry
Makhluk2 ini tampaknya harus punya rasa maklum yang tinggi.
Mereka harus melewati ujian menghadapi saya yang "outsomnia" akut..
Dan nyatanya tidak ada yang berhasil melewatinya #senyumbangga
ahahaha

Lalu bagaimana sekarang??
Hahaha, Saya tetap tidak bisa tidur diatas jam 12 malam. Saya takut berpapasan dengan Cinderella yang baru pulang jika saya baru mau menjelajah alam mimpi saat-saat jam itu. Saya tidak ingin sepatu ceper saya tertukar dengan sepatu kaca Cinderella yang jatuh sebelah. Atau saya tidak ingin jika nanti Cinderella menyangka bahwa saya adalah Putri yang Tertukar dengan dirinya (._.") #apaaasiiih

*fokus fokus*

Jadi sekarang, nyatanya saya sudah tidak mengalami outsomnia akut lagi. Saya punya alasan untuk menunda jam tidur saya. Karena ada yang ingin saya ucapkan "Selamat malam" saat ini. Jam 9 tentu belum terlalu malam untuk mengucapkannya #eeeaaaa
haahaa :D

TA = Tiada Akhir

sebenernya postingan kali ini bukan maksud buat ngeluh sih, tapi apa daya kalo nanti tetep aja bakal keluar keluhan keluhan penuh rasa kesel yang tertumpah juaah disini (-.-")

Kalo mau dipikir-pikir...
helooooooo, ini cuma Tugas Akhir Loh. Belom apa dibanding yang laen.
Belum sebanding sama yang bikin Skripsi, Tesis, apalagi Disertasi..

Ini cuma TA = Tugas Akhir = Tiada Akhir

Honestly, target kayaknya harus dilupain dulu buat saat ini
Terlalu menyakitkan hati kalo inget target,,
Siapa yang mau disalahin?

Dosen ------> Yah, mereka emang mereka mau semua nya SEMPURNA. Dan sebagian dari mereka juga yang sampai sekarang masih maen umpet-umpetan sama nilai nilai yang seharusnya udah bisa kami akses... Bukan sekedar penasaran sama hasil perjuangan beberapa mata kuliah, tapi kita juga butuh bikin perhitungan soal nilai -nilai kita meski gak seberapa buat mereka.

Jurusan ---> Bisa, bisa, bisa disalahin. Buktinya jadwal ujian buat Mata kuliah yang seharusnya sudah beres dari semster2 kemaren belum juga dikeluarin. Dan gak mungkin kita bikin ujian sendiri (-.-")

Me, My self --> Ini yang mestinya disalahin sepenuh penuh jiwa dan raga. *halah. Meskipun Tugas Akhir sudah dikerjain dan sekarang progamnya dah bisa jalan sekian persen (***tiiit*** disensor takut lebiiiiih) .. Tapi, yah tetep juga yang wajib disalahin dari semua keberantakan ini yah diri sendiri.. Coba bayangin kalo misalnya kemarin disuruh bridging, atau bikin server, atau ngubah Network scripts yang jadi tugas dadakan pas ngadep dosen bisa langsung dikerjakan, gak usah make mikir lama, pasti semua jg gak terhambat. Dan kayaknya si dosen tw banget kalo kelemahan aku di soal Networknya, jadi mungkin sekalian nyuruh belajar lebih lagi soal jaringan..
Oke oke oke...
Lagian dosen gak mau liat laporan kalo program belum ACC..Udah dikerjain sih walau blm dpt doarestu..
Tapi Bab berikutnya kan printscrint hasill *dileema*
Mw nunggu dosen ngasih ACC program...
hedeeeh >.< *lamaaa neng* *marahin diri sendiri*
Dan Last Request dari Dospem kemarin belum juga disenggol2...

Dospem ----> Nah, yang ini bukannya mau disalahin sih.. (takut kualat). Bayangin dari rumah jam setengah 9, nunggu didepan ruangannya sampe sore hampir magrib bahkan malem sampe ketemu.. Itu juga kalo beruntung, kalo nggak yah berarti gak ketemu hari itu.. (*read: walau sudah bikin janji)
Kalopun ketemu, jangan kira si dospem mau langsung liat apa yang kita bikin.
Selalu ada hal baru yang disuruh, padahal kita dah PEDE banget mau liatin hasil kita begadang semalem.. Dan yang disuruh itu harus jalan dulu sebelum nunjukin hasil karya kita tadi..
Dosennya yang gak mau liat dan cari2 alesan, atau emang itu bagian dari ujicoba dosen ("ujicoba *kesabaran*")

Gak cuma soal bisa ketemu atau nggak, karena TA yang aku bikin lebih ke arah sistem informasi, dan si dospem dua-duanya master jaringan.. Jadi mereka gak begitu peduli soal gimana programnya jalan. Mereka lebih care soal gimana program itu bisa nyambung dengan baik dan secure ke jaringannya..
Dan meskipun begitu, Listing program juga diliatin sampe sedetaildetailnya.... bahkan 1 huruf aja bisa jadi permasalahn besar pas bimbingan.. Oh my (-.-") :'(


Siapapun pihak-pihak yang disalahin diatas,
Honestly,, ini cuma curahan hati.. Kalo pun ada yang bisa dimaki-maki, maka itu diri aku sendiri :')

Dan secapek apapun yg terjadi sekrang, toh ini cuma Tugas Akhir yang semuanya pasti berakhir :')

Sekarang......
Mesti mulai merelakan angka sembilanpuluhsembilan
Mesti mulai merelakan kado ulangtahun yang itu

Mesti mulai mengalir sambil tetep mendayuh :)



Lupakan sejenak soal target
Lakukan saja yang terbaik
Biar Tuhan yang melihat usah kita dan menentukan hasil yang terbaik-Nya untuk kita
amien

Love at The First Sight

Why do I want to tell u this, today??
It's NOT because I'm in love at the first sight now
..

I just want to share my '
opiiiiinion' Really.. :D
n this is an effect of listening all the songs that express about this theme in this morning (._.")..
N, except the music, I dislike the theme, especially the lyrics.. Sorry Guys, :D

I often hear my friends says.
"
I'm in Love with U at The first Sight
I really in Love
And I want you right at that time..."

Okay, I just wanna give u my opinion about "Love at The first Sight"

Honestly, I
hate when someone said "I'm in Love, Love at The First Sight"
Why? Because I'm just not in same way of thinking with all them...
Love is not as simple as Love at The first sight Like they all say...
If, u feel u are in love at the first sight, I'll tell you ASAP "
Guys, It's just a crush"
Love needs more passion, Love needs more than just a beautiful sight when you see he/she at the first time.

I know, I'm one of some people who really uneasy to fall in love.
I need time to make me believe that it's not just a crush, It's Love.
I have to think and prove my self about what I feel.
I just don't wanna hurt the other's felling, n axactly
I dont wanna hurt My own Feeling
Say "I'm in Love" is the hardest thing , even I just say it in my mind, or I just whisper it to my Own heart
Because there's always an impact when U say that.
N I don't want to take the risk
Love is much much more complicated Guys

-- Love is Speciall because Love is hard and Not Simple but U Stay on it"


Maybe, I just too much thinking,. That's why I don't believe in "Love at The first Sight"
Ahaha,
Okay, You may disagree with me...

when I'll meet a person, and he'll impress me so, n I'll Like them, I'll say to you All
It's not Love at The first Sight. It's just an adorable feeling.
N Love need more than just an adorable..
I can adore many people
But I can't Love many people

N You'll say to me "Love doesn't need Time"
Yeaah, It's You, and this is me :)


Kamu adalah Kamu

Kamu adalah kamu
kamu bukanlah bagaimana yang terpancar dari wajah orangtuamu
Kamu Berharga.
Bahkan, tanpa prestasi danketerampilanmu, kamu tetap berharga
Kelahiranmu ke dunia inilah yang dirimu tak ternilai.

Kamu ada.
Kamu hidup.
Dan itu sudah cukup untuk memeperjuangkan keadaanmu

Jangan merasa rendah diri.
Tuhan tidak pernah membuat produk massal.
Dia membuat mu secara personal

Buktinya hanya ada satu Einstein di dunia ini.
Hanya da satu DaVinci.
satu Beethoven.
satu BillGates.

Dan hanya ada Satu Kamu.

*disadur dari sebuah buku* :))

Buscar

 

CataTan awaN PutiH

Terlanjur jatuh cinta pada awan

yang menutupi birunya langit,
membuat siang menjadi menyenangkan
...dan memberi banyak inspirasi...

About

Catatan Awan Putih Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger