Happy BEST day My BEST


Tugas temen paling penting menurut saya adalah yang akan tertawa lepas dan bahagia ketika kamu juga tengah berbahagia.
Seneng sendirian itu gak enak. Apalagi kalo temen kita sendiri gak ikut seneng.
Gimana kamu bisa merasa sempurna bahagianya kalo kamu sadar temen baik kamu bahkan gak sempet ngucapin selamat sama kamu, atau sekedar heboh sendiri nanya tentang kebahagiaan kamu.

Saya butuh teman yang mau saya ajak bahagia.
Saya mau teman yang bisa saya bagi kebahagian saya tanpa menyakitinya.
Karena jika dia ternyata tersakiti dengan kebahagian yang saya dapatkan, saya akan ragu kalau dia benar-benar teman terbaik saya.

Jangan khawatir, saya akan selalu bahagia dan heboh ketika teman saya mendapat kabar baik. Saya akan jadi bagian yang meramaikan ucapan "Alhamdullillah" nya,
Saya akan jadi salah satu orang yang akan menjabat, memeluk, dan melompat girang jika teman saya tengah bahagia.

Jika kamu bilang bahwa tugas teman paling penting adalah merasakan kesedihan ketika kamu sedang sedih, Mungkin benar.
Tapi ketika saya sedih, saya tidak butuh seseorang yang ikut menangis dan meramaikan airmata saya. Jika saya dan dia semua bersedih, lalu siapa lagi yang akan mengingatkan kami untuk tersenyum?
Ketika sedih, saya hanya butuh seorang teman baik yang mengingatkna saya bahwa saya pantas untuk tersenyum lagi, bahwa masih banyak harapan-harapan besar yang masih bisa saya raih, bahwa saya terlalu cantik untuk menangis, atau bahwa saya hanya tidak menyadari bahwa anugerah lain yang indah sesungguhnyaberada disekililing saya dan patut saya syukuri.
Saya butuh teman seperti ini.

Mereka tidak perlu ikut menangis tersedu, sungguh saya mau semua teman saya dibahagiakan oleh kehidupan mereka tanpa perlu dibebani dengan kesedihan saya :"D
Tentu saja mereka tidak patut tertawa ketika saya bersedih. Ahhaa.

Sampai saat ini saya bangga memiliki sahabat sejenis ini. 
Dan hari ini adalah hari ulangtahunnya..


Selamat ulangtahun teman terbaik saya.
Teman yang selalu ada dalam hari-hari terbaik saya.
Teman terbaik yang bahkan memimpikan apa yang saya rasakan tanpa perlu saya ceritakan
Teman terbaik yang tidak pernah ikhlas memuji saya tapi selalu ada untuk menguatkan hati saya yang kadang rapuh

Setiap jengkal perjalanan dimulai hari ini adalah hujan keberkahan dan kebahagiaan yang akan mengiringi hingga sampai saat nya nanti.

Saya hanya ingin mendapat cerita bahagia saja, maka berbahagialah
Saya siap meramaikan setiap ucapan alhamdulillah

Terimakasih karena selalu berkata jujur tanpa berusaha membuat saya melumat rasa manis palsu.
You re not my sweet best friend, but you are my best. And it's completely enough to describe you.
Happy Best Day My Best :)

Berjanjilah untuk selalu bahagia mulai hari ini.



Saya Tidak Menulis

Saya tidak menulis agar "kamu" atau "kalian" yang saya maksud disini membaca lalu mengerti apa yang saya maksud.
Jika itu alasannya, maka seharusnya saya menerbitkan semua tulisan saya di catatan-catatan offline

Saya tidak menulis untuk menyenangkan banyak orang, agar mereka memuji
Lalu saya yang disenangkan.

Saya tidak menulis hanya agar halaman online saya tidak kosong.
Saya bisa mengisinya saja dengan omong kosong jika memang.

Saya tidak menulis untuk menunjukkan masalah saya, atau memamerkan kesedihan dan kegembiraan yang lainnya
Tulisan kecil di sosial media lain rasanya lebih mudah, Tidak disini. Di tempat yang kata-katanya harus saya susun lebih rapi.

Saya menulis agar menghapus risau
Jika kata-kata adalah sebilah pisau, maka saya hendak mereka melukai risau

Tapi ada banyak kata yang harusnya mengalah saja pada risau.
Lalu saya diam dan tak jadi menulis yang sebenarnya ingin saya tulis.
Saya diam hanya agar risau tau diri
 :)

Ada banyak tulisan indah yang indah karena tidak pernah tersentuh jejak publikasi
Tidak terseduh banyak anggapan dan pendapat
Menjadi ceritanya sendiri dengan utuh

Ketika "Cantik" Bertasbih

Lalu apakah hanya pada kecantikan lalu cinta mampu bertasbih.
Apakah cinta bukan milik orang-orang berwajah tak cantik
Apakah si cantik yang selalu mampu merebut bahkan pada cinta-cinta yang telah ditasbihkan

Lalu ini bukan lagi perkara cinta. Ini perkara sang Tuan yang menasbihkan cantik. Bukan lagi cinta.

Why people so damn cool,  I'm such a fool...

Saya menyadari penuh, saya tidak CANTIK.
Dalam stereotype dan standart kebanyakan orang maka "CANTIK" memang tidak sepenuhnya menjadi milik saya.
Saya tidak punya rambut yang indah, kulit putih mulus,  badan yang tinggi semampai, ataupun kategori-kategori CANTIK lainnya.
Mungkin badan tipikal anak SMP terjebak di usia saya yang sebenarnya. Hahaha

Maka, jika saya tidak cantik untuk apa saya menuliskan semuanya disini?
Untuk berkeluh kesah dan tidak bersyukur?
Atau hanya sekedar memberitahu pada orang-orang
Yang sebenarnya bahkan sudah tau Lebih dulu daripada saya mengetahuinya dan mau mengakui disini. Hahhaha

Tentu saja saya datang di sini dengan tulisan saya, bukan untuk mengeluh kepada yang memberikan saya hidup sebahagia ini. Bukan,
Saya hanya tengah meyakinkan sesuatu. Bahwa cinta pun milik siapa saja, bahkan milik seseorang yang tidak pernah dianggap cantik.
Sesungguhnya ketika saya mengatakan saya cantik di hadapan orang lain, saya juga tengah menertawakannya dalam hati. :v


Saya tau saya tidak cantik, Tuan.
Lalu mengapa dulu Tuan memilih saya.
Karena Tuan tidak menyadari bahwa banyak yang jauh lebih cantik daripada saya?
Jika sekarang Tuan menemukan banyak wanita yang lebih cantik, saya tidak akan memaksakan diri saya agar terlihat cantik.
Saya akan tetap begini saja, menjadi apa yang sudah Tuhan titipkan pada saya.

Jika Tuan masih tetap mau memilih saya setelah saya yakinkan bahwa "Saya bukan bidadari CANTIK yang Tuan cari" itu, maka untuk itu saya layak berterimakasih.



"Pergi saja hingga ujung dunia dan carilah wanita tercantik di dunia, rayu saja dia dan jadikan dia milik Tuan. Pergi saja, dan tinggalkan saya agar saya juga mampu melangkah.
 Atau tetaplah disini menjadi yang satu-satunya tetap meyakinkan bahwa 
Tuhan melukiskan saya dengan indah"
:)



PS:

  • Kepada Tuhan, saya ingin memeluk segala yang Ia berikan dengan kesyukuran penuh tanpa kurang
  • Kepada Tuan, sampai saat ini saya masih ingin  tetap berterimakasih :)


yang saya bold itu sekalian doa sih, FYI aja.hahhaa...

Who Are you? Oh,you.You Are Social Network


Kalo inget apa yang bakal saya tulis di sini, rasanya pilihan untuk segera PENSIUN dari social Network adalah pilihan paling tepat.

Yes, Who you are? You are Social Network.



Social Network itu punya nyawanya sendiri.
Kadang dia bisa nyenengin, tapi kadang malah dia yang jadi sumber segala macam masalah :(

Sekarang, social network itu mulutnya kamu. 
Jadi pepatah yang berlaku sekarang adalah "socmed mu, harimau mu"

Kenapa bilang begini, karena sekarang kamu akan lebih sering bicara lewat socmed kamu masing-masing. Sekarang sekali kamu share, yang liat atau denger ucapan kamu itu adalah satu timeline. Atau luasnya, seluruh dunia yang punya akses dan sedang mengakses account kamu. Efeknya tentu aja jadi lebih besar kan.

Karena itu socmednya kamu, punya nya kamu, akun-nya kamu, kamu tentu aja berhak sepenuhnya mau ngomong apa aja di sana. 
Tapi sama kayak mulut, kamu memang punya mulut, mulutnya emang nempel di muka kamu, tapi yang ngedengerin omongan kamu bukan cuma sepasang telinga kamu sendiri, banyak yang denger, dan tentu konsekuensinya banyak yang harus dijaga. Ini repotnya!

Disaat kita bahagia, dan mau berbagi kebahagian kita, kita harus mikirin perasaan orang satu timeline???
Itu hak kamu.
Sekarang, kamu tinggal mikir, pasarannya timeline kamu itu tipikal orang kayak gimana. Kalo yang fine-fine aja liat orang-orang bahagia, atau malah ikutan bahagia, kamu berada di tempat yang benar. 
Tapi kalo nyatanya kamu punya temen yang gak bisa liat orang bahagia, bawaannya suudzon aja. Bawaannya berasa dia yang paling merana sedunia akhirat. Bawaannya semua orang bahagia itu gak berhak berbagi kebahagian. Maka BE AWARE lah. Kamu bakal jadi salah satu sasaran alasan keTIDAKBAHAGIAAN yang berikutnya. Ciyaaaan yah? Ya udah sih. ahhahaha

Disaat kamu sedih, kamu juga seharusnya pikir-pikir lagi, Ini yang di timeline bakalan bantuin kamu atau malah ngetawain.
Kalo kamu sedih, mereka yang liat bakal bersimpati sama kamu, atau malah ketawa-tawa sambil ngebayangin kamu yang lagi meratapi nasibnya kamu. Kalo nyatanya, lebih banyak yang ngetawain, yah sekarang yang "ciyaaaaan" itu yah kamu. hahhaa.
Salah sendiri, semua orang jadi tau kamu sedih. *free puk-puk*
Nah, tapi kalo akibat kamu share yang sedih-sedih terus ada yang nawarin bantuan. Nah itu UNDIAN berhadiah. Selamaaaat!! :'D

Waktu kamu kesel dan mau marah-marah. Nah yang ini kamu harus lebih wise lagi. 
Apa yang keluar dari mulut timeline kamu itu yah apa yang ada didalam diri kamu. Kalo kamu cuma bisa ngeluarin hal-hal sampah , yah, berarti apa yang ada di diri kamu kasarnya sampah semua.
Yah, jaga image itu pentinglah.Setidaknya buat ngejaga nama baik keluarga kamu juga. *halah*
Dan parahnya lagi, di social media, semua orang bisa jadi sangat sensitif. Maksud kamu nyindir siapa, yang kesindir siapa.
Kalo, kita aja disaranin buat gak marah-marah secara langsung, berarti peraturan itu juga berlaku di social media. Gak usah sok marah-marah di timeline. Kesannya, kamu marahin orang satu dunia. Selesaikanlah masalah kamu secara langsung dengan orang yang dituju. Jadi gak perlu bawa-bawa perasaan orang-orang seluruh dunia lagi. okesipp

Yaaah, social media emang gitu. Akhirnya jadi serba salah. Apa yang mau dibagi, kalo bahagia gak boleh, sedih gak boleh, marah-marah gak boleh. ahhha. 
Intinya gini, kamu harus bijak aja. Sama bijaknya kalo kamu lagi ngomong depan orang banyak.
Kamu bebas berbuat apa saja di socmed kamu, tapi resiko nya yah tanggung sendiri.

So who you are?
You are what you share in your social media.


Just Like Movie


For this couple days, my life just like on the movie.

Mungkin separuhnya terbuat dari film Eifel, I'm in Love, separuhnya lagi terbuat dari drama korea Full House
Hahaaa.


Saya tidak ingin postingan ini jadi terlalu banyak bercerita tentang kita.
Tapi, tapi,tapi,tapi, saya mau berceritaaaaaaa :'D

untuk seseorang yang bahkan sangat jarang mengungkapkan ucapan manis,
yang selalu saja terlihat malas untuk memuji,
yang tidak pernah berhenti sibuk,
dan kadang terlihat menyebalkan karena tidak pernah peka.

Malam itu saya berhasil dibuat terharu setelah malam sebelumnya I have to fake my smile on you.

How can I stay mad on you?
I just can't.

Malam sebelumnya, saya tidak bilang kalau saya bersedih. Tapi saya cukup bersedih. Saya tidak mau mengatakannya saja seperti biasa.

Dan malam setelahnya, setelah pulang kerja, kamu sudah menunggu di depan rumah. Menunggu saya membukakan pintu. Dan maaf kalau agak terlalu lama. Entah kamu tau saya sebenarnya sedang sedih, atau momentnya saja yang pas.
I don't really realize that you would realize of my faking smile and laugh :')
( ._. )

Kamu langsung pulang setelahnya.
Dan saya dibuat terharu sendirian.
Terimakasih untuk satu bouquet mawar putih yang jadi hadiah malam itu.
Saya tau mencari satu bouqet bunga di kota sepanas ini tidak mudah.
Terimakasih :')

I love you
  (#blush, kemudian kabuuuur :p)

Buscar

 

CataTan awaN PutiH

Terlanjur jatuh cinta pada awan

yang menutupi birunya langit,
membuat siang menjadi menyenangkan
...dan memberi banyak inspirasi...

About

Catatan Awan Putih Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger